

INILAH.COM, Jakarta - Senator DPD terpilih disarankan sebaiknya berasal dari kalangan muda. Hal itu perlu dilakukan sebagai simbol dari terjadinya sirkulasi demokrasi yang sehat di parlemen Indonesia.
Hal itu diungkapkan Direktur Eksekutif Charta Politika Bima Arya Sugiarto kepada INILAH.COM di Jakarta, Minggu (27/9). Menurut Bima, saat ini, dari 72% muka baru yang ada di DPD mayoritas adalah para senator-senator muda.
"Periode yang lalu itu mayoritas masih tokoh lama, berdarah biru dan senior. Kalau sekarang warna mudanya menonjol, ada 72% pendatang baru dan jumlah anak mudanya lebih banyak. Saya optimis senator muda ini punya modal lebih perform dari pada periode lalu," ujarnya.
Bima mengatakan, saat ini, pada tingkat eksekutif ada kecenderungan tokoh-tokoh muda akan diakomodir masuk dalam kabinet. Selain itu, di DPR juga pimpinannya akan lebih berwajah muda.
"Kalau pimpinan DPD senior semua, jadinya tidak match, jadi enggak imbang, tidak bisa semua unsur tua. Di unsur pimpinan harus direpresentasikan orang muda sebagai simbol semangat muda agar DPD dinamis. Senator muda itu akan menjadi simbol regenerasi. Karena dalam satu ukuran demokrasi yang sehat itu, selalu ada sirkulasi elit," imbuhnya. [mut]